Bicara Tentang Masalah Pasutri Masa Kini Bersama dr. Indra N.C Anwar Sp.OG

Bicara Tentang Masalah Pasutri Masa Kini Bersama dr. Indra N.C Anwar Sp.OG

Lagi, aku ikutan kuliah whatsapp dengan dr. Indra N.C Anwar Sp.OG yang diselenggarakan oleh Makuku Family. Di kulwap sebelumnya aku mendapat banyak manfaat, makanya jadi ketagihan dan akhirnya ikutan lagi. Tema yang sekarang kebetualan sangat pas dengan kehidupan yang sedang aku jalani, yaitu “Masalah Pasutri Masa Kini”.

Bicara Tentang Masalah Pasutri Masa Kini Bersama dr. Indra N.C Anwar Sp.OG

Syukurnya kehidupan pasutri yang aku jalani adem- ayem tentram-damai, tapi tak ada salahnya belajar sebelum amit-amit badai datang. Bahasa bagusnya mah sedia payung sebelum kebasahan.

Sejujurnya di kulwap ini aku jauh lebih semangat, ya mungkin karena sudah merasakan manfaat yang sebelumnya dan ini pun lebih relate sama hidupku. Aku sudah punya beberapa pertanyaan yanga ku siapkan dengan serius.

Kulwap dimulai pukul 19.00, dan kalian tahu rasanya ikutan kulwap dan diakhir harus berkeluh, “Yah, kok udah selesai”. Kebayang donk bagaimana seru dan responsifnya pemateri dan materinya.

Menikah adalah ibadah paling panjang, paling lama, beda dengan sholat yang paling lama 1 jam (sholat tarawih itu juga, hhe: atau ibadah haji yang 40 hari. Menikah adalah ibadah yang insyaaAllah dimulai dari akad diucap sampai maut memisahkan.

Sangat tidak mungkin juga kalau dalam perjalanannya semulus pantat bayi (duh omongan mamak-mamak). Aku yang baru satu tahun saja sudah menyicipi sedikit asam-garamnya.

Dokter Indra memulai  kulwap ini dengan langsung menjawab beberapa pertanyaan yang sudah terangkum. Yang aku suka dari cara menjawab dokter Indra adalah, selalu solutif tanpa menghakimi. Aku mau share ke kalian beberapa bagian obrolan di kulwap yang jadi favoritku ya.

Ada seorang ibu yang mengeluh sakit saat berhubungan setelah melahirkan. Wah, pas banget nih buat aku yang sudah mau selesai masa nifas. Dan, ternyata menurut dr. Indra itu bukan hal yang wajar dan harus diperiksakan loh. Kenapa? Karena, umumnya setelah 3 bulan, organ reproduksi sudah kembali ke kondisi sebelum hamil. Jadi highlight buat aku nih, semoga nanti baik-baik saja ya, Aamiin.

Pertanyaan yang cukup menyentil buatku adalah, sepasang suami istri yang akhirnya mulai tidak berhubungan seksual lagi. Dengan beberapa alasan, salah satunya sibuk kerja. Ternyata menurut dr. Indra ini tidak sehat loh. Karena seharusnya kebutuhan berhubungan suami-istri itu sama seperti kebutuhan untuk makan. Noted, ini bagi yang sudah akad nikah ya. Jadi ya harus dinikmati, dan dirutinkan ya buibu-pakbapak. Berhubung saya masih satu tahun jadi mungkin masih semangat ya. Hhe.

Aku juga dapat satu ilmu baru nih, yang cukup penting buat aku yang masih pengin punya anak kedua. Ternyata berat badan tuh ada hubungan dengan infertilitas loh, langsung ngelirik timbangan di bawah tv. Iya, jadi kebetulan banget pas hamil kemarin aku naik sampai 23 kg. Kemudian saat bayinya lahir, turunya cuma 8 kg donk, kan PR ya nurunin 15 kg lagi. Tapi mengingat penjelasan dari dr. Indra aku jadi lebih semangat buat turun berat badan. Karena ternyata, berat badan yang tidak ideal bisa memprngaruhi fungsi hormon dan mempengaruhi fungsi organ reproduksi. Baiklah, kita cari artikel diet untuk ibu menyusui.

Ada lagi nih yang menarik, lagi hits banget jadi perdebatan belakang ini. Yups, apalagi kalau bukan tentang children free, pasangan yang menikah dan memutuskan untuk tidak punya anak. Dokter Indra memaparkan pendapatnya tentang child free dengan bijak. Begini katanya, “Tujuan perkawinan yang utama adalah memenuhi kebutuhan biologis. bukan semata berketurunan. Jadi, soal memiliki anak atau tidak keputusan suami istri dengan berbagai pertimbangan.”.

Mantab nggak tuh? Aku pribadi sih bukan penganut child free, terbukti 18 Oktober kemarin aku baru lahiran hhe. Tapi, aku juga bukan yang mau menghakimi keputusan pasangan untuk child free. Dapur masing-masing sist, bebaslah asal nggak ganggu dapur saya, hhe.

Bicara Tentang Masalah Pasutri Masa Kini Bersama dr. Indra N.C Anwar Sp.OG

Yang lebih menariknya, si ibu menanyakan tentang bagaimana jika sudah tua nanti beliau berubah pikiran. Apa masih memungkinkan untuk mempunyai keturunan. Menurut penjelasan dr. Indra wanita masa reproduksinya terbatas, jadi harus dipertimbangkan matang-matang apakah mau memiliki anak atau tdk. Tapi, tetap ada solusinya kalau masih galau dengan cara memilih untuk menyimpan sel telurnya semasa usianya masih muda. Di Morula ada social freezing namanya. Kan, ilmu baru lagi jadinya.

Dokter Indra juga menjawab kegalauanku tentang KB setelah melahirkan nanti. Aku memang ingin memberi adik ke Ken, tapi ya tunggu dia usia 3 atau 4 tahun lah. Aku menanyakan tentang IUD, kapan bisa dipasang dan apa efeknya untuk aku atau pun suami.

Dokter Indra menjelaskan tentang IUD yang aman digunakan dan bisa dilepas saat nanti ingin memulai program hamil lagi. Yang paling asyik adalah masa pakai IUD bisa sampai 5 tahun, jadi nggak perlu repot bolak-balik ke obgyn atau bidan. Makasih dr. Indra sudah menjawab kegelisahanku.

 

Masih banyak sebenarnya pembahasan dari dr. Indra perihal “Masalah Pasutri Masa Kini”, tapi nggak mungkin lah semua aku tulis di sini. Buat kalian yang penasaran untuk ikutan kulwap berkutnya bisa cek di web-nya Makuku Family.

Buat kalian-kalian yang penasaran pengen konsul langsung sama dokter Indra juga bisa banget. Dokter Indra praktik di RSIA Bunda Jakarta, Morula IVF Jakarta, serta di Halodoc. Kalau kalian ingin tahu lebih dalam tentang dr. Indra silahkan follow instagramnya di @indrancanwar .

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *